KEREN, Sekolah ENUMA SD Muhammadiyah Toboali berbasis EDUTABMU

BANGKA SELATAN – SD Muhammadiyah Toboali menjadi salah satu sekolah melakukan inovasi baru terhadap sistem pembelajaran di kelas yaitu melalui program Sekolah ENUMA.

Sebagai pemula dari program ini dimulai dari kelas 1 dan 2, siswanya tidak lagi menggunakan banyak buku paket, melainkan cukup dengan satu atau dua buku tulis plus sebuah tablet pendukung belajar.

Sekolah yang beralamat di Jalan AMD Desa Gadung Kecamatan Toboali Bangka Selatan ini melakukan penerapan pembelajaran berbasis teknologi “EDUTAB-MU” yang dimulai pada hari Rabu, 01 November 2022.



Tiap tablet telah dilengkapi dengan konten materi pembelajaran yang dikembangkan oleh Majelis Pendidikan Dasar & Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di mana setiap konten pembelajaran yang dibutuhkan siswa ada di dalamnya. EDUTAB-MU berisi ribuan buku pelajaran, video pendidikan, latihan soal dan ratusan komik literasi.

Saat siswa hendak mengerjakan latihan soal namun belum paham dengan penjelasan guru, siswa bisa me-review penjelasan materi melalui video pendidikan. Pada jam istirahat atau jam pelajaran kosong, siswa dapat membaca komik literasi yang menghibur sekaligus edukatif.

Guru tidak perlu lagi menggunakan kertas cetak untuk memberikan tugas, PR, ulangan harian atau pun ujian semester. Cukup dengan meng-input soal secara digital, lalu siswa dapat langsung mengerjakannya melalui tablet.

Nilai hasil pengerjaannya langsung terakumulasi otomatis. Guru, orang tua, dan siswa SD Muhammadiyah Toboali ikut mendukung program sekolah yang berbasis teknologi di era digital.

Meski seharian berkutat dengan tablet, namun bukan berarti siswa bebas bermain game, medsos dan membuka situs-situs yang tidak berkaitan dengan pelajaran. EDUTAB-MU telah dilengkapi dengan sistem penguncian yang dikendalikan guru, sehingga tablet hanya bisa digunakan untuk mengakses aplikasi-aplikasi yang terinstall di EDUTABMU saja.



Syahrullah,M.Pd, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Toboali mengatakan, bahwa sekolah harus memfasilitasi siswa agar mampu menguasai teknologi, sehingga siap menyongsong masa depan yang akan penuh dengan teknologi lebih canggih dari saat ini.

“Era digitalisasi pasti akan datang. Kita harus mempersiapkannya sejak sekarang, sehingga ketika era itu datang kita akan menjadi orang yang paling siap dan menguasai. Contohnya yaitu dengan mulai memanfaatkan pembelajaran digital melalui sistem EDUTAB-MU kepada para siswa,” jelasnya kepada Mediaqu.co, Kamis (3/11/22).

Ia berharap selain untuk menerapkan pembelajaran berbasis teknologi, penggunaan sistem EDUTAB-MU juga dapat memudahkan guru dan siswa dalam kegiatan belajar-mengajar.

“Siswa tidak perlu membawa banyak buku, sehingga tidak ada lagi alasan buku tertinggal. Selain itu, guru juga dimudahkan dalam penilaian latihan soal,” ujarnya.(Suf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *